Halo, Halo, Halo! Selamat datang kembali di jurnal saya. Kalau kemarin kita sudah bongkar semua isi tas "senjata" teknisi, sekarang adalah waktunya pembuktian. Hari ini saya belajar satu hal penting: di dunia fiber optik, presisi adalah segalanya. Kesalahan satu milimeter saja bisa bikin internet satu gedung mati total.
"Menyambung fiber optik itu bukan cuma soal memasukkan kabel ke mesin, tapi soal ketelitian tingkat tinggi."
Latar Belakang
Setelah kemarin saya hanya mengenal alat-alatnya secara teori, kali ini saya akhirnya sampai pada tahap yang paling penting, yaitu mempraktikkan proses penyambungan serat kaca secara langsung. Awalnya saya pikir menyambung itu tinggal masukkan kabel ke mesin. Namun, setelah saya memegang alat-alatnya sendiri di lapangan, saya baru sadar bahwa perjuangan sebenarnya dimulai bahkan sebelum kita melihat intinya, yaitu saat mengupas lapisan pelindung kabel yang kuat.
Di tahap ini, kesabaran benar-benar diuji karena kita harus mengupas pelindung kabel tanpa melukai bagian dalamnya sedikit pun. Nah, kali ini saya akan sedikit berbagi tentang urutan proses penyambungan yang saya lakukan, mulai dari membuka lapisan terluar kabel sampai serat kacanya menyatu kembali.
Materi: Langkah demi Langkah Penyambungan
Inilah proses "operasi" yang saya lakukan menggunakan Fusion Splicer:
Mengupas Outer Jacket: Langkah pertama adalah membuka kulit terluar kabel. Saya menggunakan tang pemotong khusus untuk mengelupas Outer Jacket ini agar bagian dalam kabel bisa terlihat.
Memotong Strength Member: Di balik kulit luar, ada kawat besi atau benang khusus yang berfungsi sebagai penguat kabel (Strength Member). Bagian ini harus dipotong dengan tang potong agar tidak menghalangi proses penyambungan.
Memasukkan Protection Sleeve: Ini langkah penting yang tidak boleh terlewati. Sebelum lanjut ke tahap pengupasan inti, selongsong pelindung ini wajib dimasukkan ke salah satu kabel sebagai pelindung titik sambungan nanti.
Stripping (Mengupas Coating): Setelah kabel terbuka, saya menggunakan Miller Stripper untuk mengupas lapisan warna-warni (coating) sampai hanya tersisa serat kaca murni yang bening dan halus.
Cleaning (Pembersihan Ekstra): Serat kaca tersebut kemudian saya bersihkan, biasanya banyak rekan-rekan teknisi yang menggunakan alkohol 90% dan tisu khusus. Kaca harus diusap hingga mengeluarkan suara "berdecit" untuk memastikan tidak ada lemak atau debu yang menempel.
Cleaving (Pemotongan Presisi): Kaca diletakkan di Fiber Cleaver agar potongannya tegak lurus 90 derajat. Potongan yang rata adalah kunci agar cahaya bisa lewat tanpa hambatan.
Splicing (Penyatuan): Kedua ujung diletakkan di dalam mesin Fusion Splicer. Mesin akan menyatukan keduanya dengan percikan listrik hingga meleleh dan menyatu dengan sangat presisi.
Hasil Akhir:
Hari ini saya berhasil mendapatkan angka 0.00 dB pada layar mesin! Artinya sambungannya sangat rapi dan hampir tidak ada cahaya yang bocor keluar dari kabel.
0 Komentar